Puisi: JERITAN PUTRA BINTANG CAILORD

 




                  Oleh: Fonseca Dos Santos

🌠Wahai Bintang penuntun...

Anakmu bergulat dalam sayatan rasa dengan harapan 

sang bintang segera menunjukkan cahayanya

Entah di manakah Engkau Bintangku

Oh, sang Khalik anakmu bergelut dalam relung batin yang membara

Rasa ini menyayat budi dan hati, entah kapan seruan ini kan terjawab

Oh sang Bintang janganlah berdiam, kedipkanlah matamu atas anakmu yang sedang derita antara sakit dan peluh, anakmu berkeluh

Sampai kapankah anakmu hidup dalam cengkraman derita ini

Wahai Sang Khalik lepaskanlah belenggu rantai derita yang melilit kini

Oh Sang Pencipta, hembuskanlah daya-Mu atas anakmu agar kuatlah kembali jiwa, tubuh dan mata kakinya

Ya Penebus, genggamlah tangan anakmu dan bangunkanlah anakmu dari lembah derita ini

Kuterima derita ini sebagai bukti ajaran-Mu yang mengubah hidupku

Jika saatnya ku pulih dari derita ini

daku ingin bersaksi untuk kuasa nama-Mu seumur hidup'ku

Biar bumi bergelora, taufan menerpa namun,

Nama-Mu kan selalu hidup dalam sanubariku

Dikau Bintang penuntunku, Dikau Khalik pelipur laraku, Dikau Bapa pemelihara hidupku, Bagimu daku haturkan pinta ini


*Penulis adalah mahasiswa PPL STIPAS Keuskupan Agung Kupang*20/08/2021


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenang Bapak "Sirilus Wali"

RABU_ABU